Seni Pernikahan Kita Bertahan

Seni Pernikahan Kita Bertahan

Seni Pernikahan Kita Bertahan – Wanita kadang tidak bisa dimengerti jalan pikirannya, kata seorang kawan. Pada suatu petang menjelang malam.

“Kemarin sore saya dibikinnya kelimpungan,” tambahnya

Saya diam saja, meyimak. Karena belum ada kata atau sepenggal kalimat yang bisa dipegang apa kira-kira yang dimaksudnya. Apa yang menjadi inti curhatnya itu.

Sudah lima toko yang kita kunjungi, sudah lima kali parkir motor yang saya bayar, sambungnya.

Di toko keenam baru ia menyerah, katanya .

Saya mengerutkan kening, masih belum mengerti bin faham apa yang dikatakannya. Dan apesnya, ia hanyatertawa ketika melihatku melongo dengan muka bengong.

Maksudmu apa, tanyaku sedikit tak sabar.

Kunjungan kelima toko serta bayar uang parkir motor sampai lima kali, maksudmua apa? Aku tidak mengerti apa yang kamu bicarakan. Ia tergelak, sungguh kurang ajar. Waktu sudah remang. Langitr sudah gelap.

“Kemarin petang aku mengantar istriku beli magic-jar , lima toko dijelajahi , sampai lima kali bayar uang parkir . Sekedar untuk mencari yang murah dibandingkan harga di toko lainnya,” terangnya.

“Yang menjengkelkan, selisih harga antara toko pertama dengan toko keenam, tempat akhirnya magic-jar itu dibeli selisihnya cuma lima ribu rupiah. Ya, padahal saya membayar uang parkir sejumlah sepuluh ribu rupiah , karena sekali parkir dua ribu rupiah,” masih katanya.

Jadi sesungguhnya selisih itu tidaklah terlalu berarti jika menghitung uang yang dikeluarkan untuk parkir di lima tempat berbeda, belum capenya jalan, tambahnya.

Ketika dikatakan kepada istrinya hal tersebut, istrinya hanya menukas dengan enteng, itu bedanya wanita dengan pria. Ia menyudahi kisahnya.

Aku termanggu, menyeruput kopi yang tinggal setengah.

Kamu mengerti ? tanyanya.

Soal apa? aku balik bertanya.

Kata-kata istriku, terangnya.

Aku menggeleng , mengangkat bahu. Aku tidak mau bercerita kepadanya, sesungguhnya istriku sering berbuat seperti istrinya. Kerapkali.

Memang, kadang menjengkelkan. Tapi begitulah, itulah, barangkali seni agar pernikahan kita bertahan.

Demikian Artikel mengenai Seni Pernikahan Kita Bertahan

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: