Indahnya Pernikahan Adat Indonesia

Indahnya Pernikahan Adat Indonesia

Traditional show pernikahan adat Sunda oleh Martha Tilaar pada acara Mahligai Megah Nusantara, Shangri La, Sabtu (14/8/2010).

KOMPAS.com – Pernikahan merupakan suatu acara yang dinilai sakral untuk menyatukan dua insan yang hendak bersatu dan membentuk keluarga. Melalui pernikahan, tak hanya kedua insan yang akan berkepentingan, namun keluarga dari masing-masing mempelai juga akan menyatu. Pada hari kedua insan tersebut bertukar ikrar, kedua orangtua dan handai taulan akan saling memberi doa restu kepada mereka, beserta semat harapan untuk masa depan mereka.

Di Indonesia, ada banyak suku, masing-masing suku tersebut memiliki adat istiadatnya. Tetapi keberagaman tersebut memiliki kesamaan, salah satunya dalam menyambut hari pernikahan. Hari pernikahan di masing-masing suku dianggap menjadi suatu hal yang sakral dan perlu disambut dengan cara, kebiasaan, serta interpretasi yang berbeda-beda. Ini merupakan sebuah nilai budaya yang unik dan memiliki daya tarik tersendiri yang tak pelak harus dilestarikan. Sedikit banyak, hal-hal budaya semacam ini merupakan identitas bangsa kita.

Melihat pentingnya melestarikan budaya ini, Bella Donna Group dan Shangri La Hotel Jakarta bekerja sama menggelar acara pameran pernikahan adat yang diberi nama Mahligai Megah Nusantara. Acara yang berlangsung dari tanggal 14 hingga 17 Agustus 2010 di hotel Shangri La Jakarta ini akan menampilkan 7 budaya pernikahan Indonesia. Ketujuh budaya yang dikedepankan antara lain; Betawi, Batak, Minang, Palembang, Sunda, Jawa, dan China Peranakan.

“Tak hanya pameran, tetapi acara ini juga ditujukan untuk mengedukasi para pengunjung. Di antaranya, lewat dekorasi di masing-masing anjungan adat, ditambah lagi lewat tulisan keterangan di depan masing-masing anjungan, juga dengan pasangan pengantin yang mengenakan busana adat masing-masing budaya,” jelas Diany Pranata Chandra, selaku pimpinan Bella Donna Group.

Seperti yang dijelaskan Diany, yang bercita-cita untuk melestarikan budaya pernikahan tradisional sebelum diklaim oleh bangsa lain lagi, ajang ini dikreasikan untuk mengedukasi para calon mempelai mengenai adat pernikahan tradisional. Selain yang disebutkan di atas, para pengunjung bisa menikmati show tata cara umum pernikahan adat. Untuk hari ini, Minggu (15/8/2010), tertulis pada jadwal, akan ada show pernikahan suku Minang pada pukul 13.00, dilanjuti dengan peragaan busana Wangie Fashion House dan Ferry Setiawan pada pukul 14.00. Kemudian dilanjuti dengan traditional show adat Sunda, pada pukul 16.00, dan diakhiri dengan peragaan busana oleh Ivan Gunawan pada pukul 19.30.

Sementara esok, Senin (16/8/2010) akan ada perlombaan rias pengantin berturut-turut mulai dari PAES Modifikasi Nusantara, Non PAES Modifikasi Nusantara, dan Komersial Internasional mulai dari pukul 10.30. Diteruskan dengan peragaan busana cheong sam dari beberapa perancang, serta peragaan busana dari Widhi Budimulia pada pukul 16.30 hingga selesai. Pada hari terakhir, Selasa (17/8/2010), akan ada peragaan busana oleh APPMI pada pukul 13.00, lalu traditional show adat Betawi pada pukul 14.30, dan peragaan busana dari beberapa desainer lainnya.

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: